Rangkuman Sumber Berita

Saturday, 11 February 2017

Kisah Nyata: Tendang Ibu Saat Sholat, Lelaki Ini Berdiri dengan Satu Kaki Hingga Akhir Hayat

“Dan kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua ibu-bapaknya. Ibunya mengandungnya dengan letih dan payah. Dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKulah kembalimu.” (QS. Luqman : 14)

Demikian, melalui firmanNya telah Allah perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik terhadap kedua orang tuanya, terutama ibu. Sebab ia telah mengandung, diiringi rasa letih dan payah selama sembilan bulan lamanya, hingga tiba masa persalinan dimana seorang ibu berjuang merintih mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan buah hatinya ke dunia.

Kisah Nyata: Tendang Ibu Saat Sholat, Lelaki Ini Berdiri dengan Satu Kaki Hingga Akhir Hayat
Ilustrasi


Menyadari besarnya pengorbanan dan jasa kasih ibu yang tak ternilai harganya itu, maka tidaklah patut bila kita sampai hati untuk berbuat durhaka kepadanya. Orang – orang yang tega melukai dan berbuat dzalim terhadap ibunya, adalah orang – orang yang tidak bersyukur dan buta akan jasa – jasa ibu yang telah mengandungnya selama ini. Maka tak pelak, bilamana Allah kemudian menimpakan adzab yang pedih bagi orang – orang yang demikian.

Kisah – kisah nyata mengenai orang – orang yang telah berbuat durhaka terhadap ibunya telah banyak kita saksikan dalam sejarah, sejak zaman Rasulullah hingga zaman modern sekarang ini. Umumnya mereka pada akhirnya tertimpa suatu kenelangsaan yang menyedihkan. Itulah balasan yang Allah timpakan terhadap mereka. Seperti salah satu kisah yang terjadi di sebuah pinggiran kota Medan, Sumatera Utara berikut ini.

Sebut saja Ramli (nama samaran) yang tinggal bersama istri dan enam orang anaknya di sebuah kampung di Sumatera Utara. Salah satu anaknya yang memiliki wajah tampan yakni bernama Rasim (nama samaran).

Menurut penuturan sahabat karibnya sejak kecil, Ustadz Hasmar Manan, Rasim tumbuh sebagaimana umumnya anak – anak lain, ia ikut belajar sholat dan mengaji bersama.

“Saya ini temannya sejak kecil, kami sekolah dan mengaji bersama – sama. Kebetulan di dekat rumah kami ada sungai, sehingga kami sering berenang kesana. Dia pandai berenang,” cerita ustadz Hasmar Manan ihwal sahabat masa kecilnya itu.

Hingga menginjak usia dewasa, Rasim dikabarkan telah belajar ilmu kanuragan atau ilmu kesaktian. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, ilmu yang dipejarinya yaitu ilmu perempuan. Hal ini tak pelak telah membawanya pada banyak perubahan yang agaknya kurang lazim. Bagaimana tidak, ia sering terlihat memakai bedak dan berdandan secara tak wajar. Sesungguhnya Rasim sendiri telah memiliki roman tampan dan gagah, akan tetapi dandanan di wajahnya yang begitu mencolok dan kurang selaras dalam ukuran orang kampung kemudian membuat masyarakat setempat merasa terheran – heran.

Selain daripada itu, bahkan Rasim juga berubah menjadi lelaki yang memiliki perangai pongah dan sombong. Ia kerapkali marah dan bersiul – siul tatkala melihat orang yang melintas di ladang, celakanya ia juga marah ketika mendapati orang yang lewat di depannya tidak menunjukkan rasa hormat kepadanya.

Menurut masyarakat setempat, Rasim berguru ilmu kesaktian itu kepada seseorang di sebuah desa dekat kampungnya. Namun sayangnya, gurunya itu meninggal sebelum ilmu yang dipelajari Rasim kepada gurunya itu sempurna. Sehingga orang – orang membuat dugaan bahwa ilmu yang belum sempurna itulah yang merubahnya menjadi sedikit bertingkah aneh.

Namun, rupanya sikap paling buruknya yang kerapkali tampak di mata masyarakat setempat adalah lelaku kasar Rasim terhadap ibunya. Sejak mempelajari ilmu kesaktian itu, selain gemar berdandan dan bertingkah aneh,  Rasim juga disinyalir telah mengalami kerenggangan hubungan dengan ibunya. Orang – orang kampung sering menjumpainya bersikap kasar dan semena – mena terhadap ibunya yang telah tua itu.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Like Us Also

Like Us

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Pages

Blog Archive

Powered by Blogger.

Copyright © BloG Telor Di Basuh | Powered by Blogger

Design by ThemePacific | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Like,Share dan Klik (X) Untuk Baca Button Close